Jim, sang Purchasing Manajer dari X-Com, toko komputer tempat Nick mencari tambahan uang saku, berkacak pinggang di hadapannya.“Thinking of her, eh??”“None of your business, Jim.”“Emang bukan sih, tapi Boss ngomel tuh ngeliat kerjaan elo belum beres. Betapa jahatnya dia terhadap Susan. Bokep Bibirnya mencuri-curi kesempatan untuk mencicipi mulusnya leher jenjang milik Tessa. Elo tunggu di mana?”“Langsung aja ke atas Nick, gue tunggu elo di tempat biasa.”“OK, wait for me then.” Masih sempat di dengarnya Susan berteriak kegirangan di latar belakang sebelum hubungan terputus.*****Sabtu, 23:30. Matanya membasah oleh air mata. Ia ingin mabuk malam ini.Di kepalanya segala pikiran bercampur aduk. Sejuta tangis tanpa air mata. Ia tahu Tessa bukan perawan ketika pertama kali tidur dengannya, tapi bukan masalah besar baginya.Ia tidak ingin menjadi munafik, berlagak




















