Aku mulai meremasi pantat Mama sambil berusaha menyingkap daster Mama ke atas lagi. Dukun itu bilang, kalau kami berdua tidak juga berhubungan seks, maka keluarga kami akan bangkrut. Bokep Wajahnya meringis. Memek Mama masih mengocoki burungku. Kami sekeluarga memiliki usaha yang besar. Aku merasa lega sekali. Otot pantat Mama sungguh kenyal dan tidak lembek. Tak terasa karena aku semakin bernafsu, aku kini mengentoti Mama dengan kuat. Akhirnya ia berkata,
“Biasanya yang datang adalah pasien dengan sopirnya atau temannya. Maka, sekarangpun Papamu tahu bahwa kita merugi karena ulah sumpah kita sendiri.”
“Terus?” dalam hati aku berteriak kegirangan. Dukun itu bilang, kalau kami berdua tidak juga berhubungan seks, maka keluarga kami akan bangkrut. “Kemaluan perempuan harus basah dulu.










