Aku pura pura tertawa lega:
“naah, kalau kamu tidak rasa sakit, dapat geli saja, artinya ilmunya memang belum masuk terlalu dalam. Segera aku bertindak. Video bokep Dan dia memperkenalkan aku sebagai assistennya untuk menyembuhkan pasien dari berbagai penyakit yg “aneh-aneh” alias ruwet. Dia mengangguk, mengulang lagi kata-katanya yg bego tadi:
“inggih Kakek, kulo nderek kemawon..”. Kudengar ia terisak pelan:
“matur nuwun sanget Kakek.. tahan sedikit.. Tidak kuperdulikan lagi omelan mbakyuku dan pandangan sinis orang tuaku (mereka selalu menasehati: hati-hati lho Dar, jangan mbohongi orang). Ada masalah apa Cah Sara?” aku sekarang duduk di kursi di depannya, dibatasi meja yg penuh segala pernik perdukunan. enakan sekarang..” aku hampir ketawa.Goblok juga anak ini, sudah sekian jauh belum juga sadar kalau aku kerjain.




















