Aku ketakutan, badanku gemetaran, tanpa banyak bicara aku segera mengambil pakaianku dan mengenakan kembali. Mungkin dia telah meminum obat kuat sebelum memaksaku ke sini.Pikiranku sedikit berkunang-kunang. Bokep Candra berjalan mendekat, kulihat handuknya sudah sedikit terangkat karena penisnya yang mengeraa. Mungkin hanya terlelap sekitar tiga puluh menit, aku terkaget karena Candra masih belum selesai menyetbuhiku, dan saking kagetnya ada sosok seorang pria yang berdiri di samping sambil menonton.“Apa-apaan ini?”, tanyaku ke Candra. “Aaaargggggghhhh….”, rintihku kesakitan. Apalagi aku tahu, Mas Wahyu seorang polisi, itu akan menjadi aib baginya jika video kami tersebar.Candra melahap bibirku seperti orang yang kerasukan, kurasakan ludahnya sudah banyak masuk ke dalam mulutku. Air mataku mulai menetes karena aku tidak mampu melawan Candra, walau pun tubuhnya kurus, namun tindihannya kuat, aku tidak bisa




















