“Ngga apa-apa kok Pak, lain kali hati-hati aja yah !” kata gadis itu dengan senyumnya yang lembut. “Disini gak ada siapa-siapa lagi, jadi Non ga usah malu-malu gitu” katanya lagi, tangannya mulai menggerayangi kedua buah dadanya dari balik pakaiannya “toked Non montok juga yah, ukurannya berapa nih”Setetes air mata menetes dari matanya meleleh di hidungnya yang bangir. Bokep Gadis itupun terpaksa menuruti perintah Imron. “Tiduran aja Non biar enak, biar Bapak yang kerja” katanya “udah jangan nangis terus, pokoknya asal Non nurut semuanya bakal beres” tangannya menyeka air mata yang membasahi pipi Ivana. Dua hari sebelumnya dia sempat bertemu Ivana dan meminta maaf padanya.




















