Sangat cepat dia membalas smsku, ‘Turunlah ke bawah, jangan kasih tahu siapa-siapa, atau kusebar videomu’, sontak saja aku kaget, video apa maksudnya? Bokep Cukup sepong saja!”, aku menolaknya. Gue cuma butuh kehangatan…”, ujarnya. “Tapi…”, kataku. Candra sudah mulai mengarahkan penisnya ke vaginaku, tentu saja aku ketakutan, aku mencoba melawan. “Ayo lepas semua!”, perintahnya memintaku membuka pakaianku. “Masuklah…”, katanya sambil tersenyum, lalu pintu ditutup dan dikuncinya.“Mau mu apa?”, aku bertanya langsung. Candra lalu menciumi bibirku, aku sedikit jijik, namun apa boleh buat, aku harus merelakan bibirku disentuh bibirnya daripada aku harus merelakan tubuhku dilihat semua orang di dunia maya. Cukup sepong saja!”, aku menolaknya. “Di siang bolong gini?”, tanyaku.“Tenang aja cantik, lu cukup nyepongin gue aja kok…”, balas Chandra. Mungkin sudah satu jam lebih aku




















