Namun demikian, Kresnamasih tampak bersemangat menggerakkan pantatnya maju-mundur. Setelah sampai di rumah, akulangsung menuju kamar tidurku di kamar depan. Bokep dan ya ampun!, ternyata ada tujuh termasuk teman Kresna yang tadi. Lagi-lagi aku manut saja padanya, kali ini karena shock dan rasa sakit yang menyerangku. Dari dalam kamar aku bisa mendengar suara beberapa orang berbicara, aku masih takut dan kesakitan atas apayang baru saja kualami tadi bersama Kresna, aku cuma bisa berharap semoga kejadian tadi tidak terjadi lagi padaku, namun entah mengapa aku masih merasa nafsu seksku kurang terpuaskan. Dengan penuh nafsu berahi, mereka bertujuh bergantian memasukkan kemaluan mereka yang beraneka bentuk dan ukuran ke penjuru lubang di tubuhku, mulai dari kemaluan, anus, mulut bahkan sampai pusar dan telingaku pun sempat tersembur sperma mereka.




















