Boleh ya? Dia telah semakin akrab denganku.“Kamu sudah punya pacar, belum?” Tanyaku.“Sudah.” Nadanya jadi lain, agak-agak sendu.“Tidak ikut tadi?”“Nggak.”“Kenapa?”“Lagi marahan aja.”“Wah.., gawat nih.”“Biarin aja.”“Kenapa emangnya?”“Dia ketangkap basah selingkuh dengan temanku, tapi tidak mengaku.”“Perang, dong?”“Aku marah! Bokep 2026 Usianya baru 18 tahun, tapi tidak mendaftar pemilu tahun ini. Kami terus bercakap-cakap, sambil minum teh botol yang dijual pedagang asongan.Waktu terus berlalu. Dia telah semakin akrab denganku.“Kamu sudah punya pacar, belum?” Tanyaku.“Sudah.” Nadanya jadi lain, agak-agak sendu.“Tidak ikut tadi?”“Nggak.”“Kenapa?”“Lagi marahan aja.”“Wah.., gawat nih.”“Biarin aja.”“Kenapa emangnya?”“Dia ketangkap basah selingkuh dengan temanku, tapi tidak mengaku.”“Perang, dong?”“Aku marah! Tapi photo kita dulu…”Mereka beraksi saat kuarahkan kameraku kepada mereka. Sumpah, sampai sekarang aku tak pernah pacaran sama cowok.




















