Aku sangat ingat di hari setelah itu, kemalangan mulai menyelimutiku.Pulang dari sekolah, aku mendapatkan sms dari Mas Wahyu, katanya ia sedang sibuk dan tidak bisa pulang ke kost. Sangat cepat dia membalas smsku, ‘Turunlah ke bawah, jangan kasih tahu siapa-siapa, atau kusebar videomu’, sontak saja aku kaget, video apa maksudnya? Video bokep “Ga!”, jawabku sambil melepaskan tanganku dari penia besarnya.Ia pun tampak cemberut, ia menjawab dengan nada sedikit mengancam, “Ini buat koleksi pribadi! “Tenang… Santai dulu… Duduk gih…”, katanya sambil menunjuk ke arah kasur. “Tapi…”, kataku. “Ayo lepas semua!”, perintahnya memintaku membuka pakaianku. Aku memang sudah tahu apa yang dia inginkan. Dengan tergesa-gesa aku pun meninggalkan kamar itu, kamar laknat, aku takut penghuni kost mengetahui kejadian ini, sudah cukup Candra mengerjaiku, aku takut Dwi juga




















