Poeas melahap kemaloean majikannya, Pak Soesno bangkit berdiri dan melepaskan pakaiannya satoe-persatoe. Viola memanjakan toekang keboennya itoe dgn pijatan-pijatan tangan haloesnya, sesekali joega kemaloeannya dikotjok pelan. Bokep Setjara bergantian lelaki itoe meloemat kedoea buah dadanya sampai basah oleh loedahnya. Pak Badhroen meski telah berkeloearga hoeboengannya dgn isterinya hanyalah sebagai formalitas, sama seperti dirinya, isterinya poen soeka selingkoeh sana-sini sebagai dampak dari kehampaan hidoep di tengah gelimang kemewahan, anak toenggal mereka yg sekolah di loear negeri joega terkenal akan keplayboyannya. “Nanti aja Boe, jangan boeroe-boeroe, ntar koerang kerasa enaknya !” katanya.“Kita main di bak aja yah Pak, airnya oedah penoeh toeh !” ajak Viola melihat ke arah bathtoeb yg airnya telah moelai meloeap.




















