Jadi saya kabur dari rumah pak.” Terang Lastri sambil tangisnya meledak lagi tampak sekali menyesali keputusan buruk yang telah diambilnya. Bokep Kampung saya di Cilacap, saya dijanjiin mau dikasih kerjaan jadi pembantu rumah tangga.” Gadis kampung itu menyeka air matanya sebelum meneruskan ceritanya. Ia memandang pria di depannya ini sebagai seorang yang mampu bekerja keras, dan kelihatan begitu tegar meski sudah lama ditinggal istri dan membesarkan anaknya seorang diri.Sikapnya pun sopan, sedari tadi ia tidak mendapatinya mencuri-curi pandang tubuhnya seperti beberapa pria lain. Sosok pria berusia 40an akhir dan bertubuh gempal itu dengan sabar melayani para pelanggan yang berebut membeli baksonya. Sedangkan senyum pak Fahri semakin merekah lebar mendengar semua penuturan gadis kampung yang polos itu.Diperhatikannya tubuh Lastri yang berkulit putih bersih khas kembang




















